Gempa Dahsyat Guncang Myanmar, Getaran Terasa Hingga Bangkok

Gempa Dahsyat Guncang Myanmar, Getaran Terasa Hingga Bangkok
Foto : euronews.com


EKSEMPLAR.COM - Gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo mengguncang Myanmar pada Jumat siang, menyebabkan kerusakan signifikan dan menelan korban jiwa. 

Getaran kuat dari gempa tersebut dirasakan hingga Bangkok, ibu kota Thailand, yang berjarak ribuan kilometer dari pusat gempa.

Dampak di Myanmar 

Gempa dahsyat ini menewaskan setidaknya 144 orang di Myanmar, sementara 730 lainnya mengalami luka-luka. 

Korban diperkirakan terus bertambah karena banyak daerah terdampak sulit dijangkau oleh tim penyelamat.

Menurut US Geological Survey (USGS), pusat gempa berada dekat kota Sagaing, dekat Mandalay, dengan kedalaman sekitar 10 kilometer. 

Selang 12 menit setelah gempa pertama, gempa susulan berkekuatan 6,4 magnitudo kembali mengguncang wilayah tersebut.

Pemerintah Myanmar telah mengumumkan keadaan darurat di enam wilayah terdampak. 

Juru bicara militer, Mayor Jenderal Zaw Min Tun, menyatakan bahwa rumah sakit di Sagaing, Mandalay, dan Naypyitaw membutuhkan banyak donor darah untuk korban yang terluka.

Palang Merah melaporkan bahwa banyak infrastruktur rusak, termasuk jaringan listrik, yang menghambat upaya penyelamatan. 

Selain itu, sebuah jembatan berusia 90 tahun di Sagaing ambruk, dan jalan raya utama yang menghubungkan Mandalay ke Yangon mengalami kerusakan parah.

Situasi di Bangkok, Thailand 

Di Bangkok, delapan orang tewas setelah sebuah gedung 30 lantai di kawasan Chatuchak Park ambruk akibat getaran gempa. 

Sebanyak 81 pekerja konstruksi masih dinyatakan hilang, sementara tujuh orang berhasil diselamatkan dari reruntuhan.

Rekaman video yang beredar di media sosial menunjukkan gedung pencakar langit tersebut bergoyang sebelum akhirnya runtuh, menyebabkan kepanikan di antara warga yang berlarian ke jalan. 

Alarm berbunyi di berbagai gedung, sementara penduduk dan wisatawan bergegas keluar dari hotel serta apartemen tinggi.

Tanggapan Pemerintah Thailand 

Perdana Menteri Thailand, Paetongtarn Shinawatra, mengimbau warga Bangkok untuk tetap tenang namun tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. 

Pemerintah Thailand telah menyatakan keadaan darurat dan mengerahkan tim penyelamat untuk mencari korban yang masih terjebak di bawah reruntuhan.

Upaya Penyelamatan dan Bantuan Kemanusiaan 

Organisasi kemanusiaan, termasuk Palang Merah dan badan-badan bantuan internasional, telah mengirimkan tim penyelamat dan bantuan medis ke daerah terdampak. 

Namun, akses ke wilayah yang paling parah terkena dampak masih menjadi tantangan utama akibat infrastruktur yang rusak.

Militer Myanmar, yang saat ini berkuasa setelah kudeta 2021, secara mengejutkan mengajukan permintaan bantuan internasional. 

Hal ini memicu reaksi cepat dari badan-badan kemanusiaan global yang sedang menilai cara terbaik untuk memberikan bantuan ke negara yang selama ini terisolasi.

Gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo yang mengguncang Myanmar telah menyebabkan dampak luas, tidak hanya di negara tersebut tetapi juga di Thailand. 

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan dan mengikuti arahan dari otoritas setempat guna memastikan keselamatan mereka. 

Sementara itu, upaya pencarian dan penyelamatan terus dilakukan untuk menemukan korban yang masih tertimbun reruntuhan.***

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url